Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bundling

Product Bundling VS Price Bundling

Banyak perusahaan yang melakukan bundling, karena memang bundling ini terbukti cukup ampuh untuk mendongkrak penjualan, hal ini dapat dilihat dari beberapa fakta mengenai keberhasilan operator telekomunikasi dalam meningkatkan penjualan kartu perdannya saat di bundling dengan handphone-handphone seluler. Bundling banyak diimplementasikan oleh perusahaan-perusahaan baik penyedia jasa ataupun barang, seperti contonhya, paket makanan di McD, KFC, atau saat McD menawarkan mainan anak-anak  bersama dengan paket menu, hal tersebut pun termasuk bundling, atau paket perjalanan yang ditawrkan travel agent dan juga penjualan PC (komputer). Namun ada beberapa hal mengenai bundling yang perlu diperhatikan, salah satunya yaitu seperti judul dari postingan ini. Namun sebelum menuju ke perbedaa antara product bundling dan price bundling, sebaiknya kita mengetahui pengertian bundling itu sendiri. Bundling Menurut stremersch and tellis (2002) bundling is the sale of two or more separate prod...

Berebut Pelanggan di Jalur CDMA

Thursday, April 30th, 2009 oleh : admin Sejauh ini, Flexi merupakan pemain CDMA yang paling berkibar. Hingga awal tahun 2009 jumlah pelanggannya mencapai 13,5 juta. Prestasi yang fantastis. Pasalnya, hingga akhir 2007, Flexi baru merengkuh 6,5 juta pelanggan. Pertumbuhan 100% lebih hanya ditempuh dalam waktu setahun lebih sedikit. Menurut Eddy Kurnia, VP Komunikasi Publik dan Pemasaran Telkom, pencapaian jumlah pelanggan itu disebabkan oleh empat hal. Pertama, perpindahan frekuensi dari 1.800 MHz ke 800 MHz. Adanya perpindahan frekuensi ini membuat Flexi mampu memaksimalkan layanannya. Pasalnya, semua kota mampu menangkap frekuensi 800 MHz, maka daya jelajah Flexi bisa lebih luas. “Sekarang, semua kota sudah bisa menggunakan layanan Combo,” katanya. Faktor kedua, penambahan infrastruktur yang mencapai 100%. Tahun 2007 Flexi baru punya 2.000 base tranceiver station (BTS). Pada 2008 jumlahnya mencapai 4.100 BTS yang menyebar di lebih dari 350 kota di seluruh Indonesia. Ketiga, prog...

Pendatang Baru Menggebrak Pasar CDMA

Thursday, August 23rd, 2007 oleh : admin Dari rentang produk, Nexian punya lebih banyak tipe. Setidaknya ada 9 model handset CDMA, fixed line, dan satu dual mode. Untuk harga pun Nexian menggebrak pasar dengan banderol mulai Rp 300 ribu hingga Rp 2,5 juta. Padahal, saat Nexian diluncurkan Februari 2006, harga pasaran ponsel CDMA di atas Rp 500 ribu. Maka, ramailah merek CDMA lain latah mengeluarkan produk sejenis di harga Rp 300 ribuan. Lantas, siapa sosok di balik kesuksesan Nexian? Martono Jaya Kusuma, Presdir IPI, adalah orangnya. Walaupun produk yang dibesarkannya masih bau kencur, Martono adalah orang lawas di industri ponsel. Sebelum memimpin 900 karyawan Nexian, Martono sempat menjadi General Manager Sanex Motor dan Sanex Tel (produsen ponsel Sanex). “Namur, karena berbeda visi dengan para komisaris Sanex, saya putuskan untuk membangun usaha sendiri,” ungkap Martono. Sebelum keluar dari Sanex, sebenarnya Martono sudah menyambi berbisnis sendiri, dengan mengibarkan bendera ...

Perang CDMA di Pasar Ponsel Bundling

INILAH.COM, Jakarta - Ponsel  bundling sepertinya bakal jadi kecenderungan pasar di Indonesia. Itu sebabnya sukses Bakrie Telecom meraih 70% pelanggan dari pengguna ponsel  bundling,  bakal diikuti operator CDMA lain. Seberapa besar peluang mereka? Sekitar 70% pelanggan Bakrie Telecom diraih berkat program  bundling  ponsel dengan kartu prabayar Esia. Pada 2008 Esia telah memiliki 7 juta pelanggan. Lima juta di antaranya berasal dari pemakai bundling. Selain ponsel murah, Bakrie Telecom juga rajin menambahkan konten menarik. Ponsel tematik yang diusung Esia antara lain Hidayah, Ngoceh, Merdeka, dan Slank. Yang terbaru, Esia mengenalkan Fu. "Pelanggan Esia Hidayah kami hampir semua menggunakan fitur-fitur yang ada di dalam konten Esia Hidayah. Jadi kebutuhan konten akan terus meningkat," kata Erik Meijer, wakil direktur utama PT Bakrie Telecom. Esia menargetkan memilki 10,5 juta pelanggan hingga akhir 2009. Target itu, kata Erik dicapai tidak hanya dengan melep...